BELAJAR MANDIRI

KONSEP BELAJAR MANDIRI
Oleh : Endang Mustopa S.Pd.
SMP Negeri 1 Cikijing
Belajar mandiri bukan berarti belajar sendiri. Seringkali orang menyalahartikan belajar mandiri sebagai belajar sendiri. Kesalahan dalam pengertian tersebut karena pada umumnya mereka belajar secara sendiri-sendiri tanpa teman tidak ada kawan, belajar dalam keadaan keheningan mengurung diri dalam ruang tertutup.
Sebenarnya belajar mandiri adalah cara belajar berinisiatif, dengan teman ataupun tanpa teman, dengan bantuan ataupun tanpa bantuan orang lain. Sebagai siswa yang mandiri anda tidak harus mengucilkan diri. Anda juga tidak diharapkan menjadi siswa jenius yang tidak membutuhkan bantuan orang lain. Salah satu prinsip belajar mandiri adalah Anda mampu mengetahui kapan Anda harus menyendiri serta kapan pula Anda membutuhkan bantuan atau dukungan orang lain. Pengertian tersebut termasuk mengetahui kapan anda perlu belajar bersama teman, belajar berkelompok, baik dengan teman sekelas, teman lain setingkat kelas, teman sekampung yang berdekatan dengan tempat tinggal anda, bahkan dengan teman yang berasal dari sekolah lain.
Bantuan atau dukungan dapat berupa kegiatan saling memotivasi untuk belajar, sering pengetahuan, tanya jawab, mengerjakan tugas, apakah dengan teman sebaya atau kakak kelas, baik memperbincangkan materi pelajaran yang baru saja diajarkan, atau memperbincangkan pelajaran yang dianggap sulit dipecahkan untuk dicari jalan keluarnya, menanyakan pengalaman dari kakak kelas, sama halnya juga dengan adik kelas, atau memperbincangkan pengalaman belajar pada siswa sekolah lain.
Inisiatif dari konsep belajar mandiri dapat dilakukan dengan merealisasikan materii yang didapat ketika belajar di ruang kelas, atau dari buku pelajaran, dimungkinkan juga belajar melalui benda mati atau alam sekeliling. Misalnya dengan nonton televisi edukasi, animal planet, siaran berita, kamus, ensiklopedi, mengamati tumbuhan, hewan dan lain sebagainya.
Inilah yang dimaksud dengan istilah inisiatif, tidak ada penghalang atau batasan dalam belajar memilih teman belajar, tempat belajar, objek belajar. Yang paling penting anda harus mengetahui, dan mampu mengidentifikasi sumber-sumber informasi sebagai bahan ajar, sebagai siswa cemerlang anda memiliki kemampuan dalam mencerna dan menterjemahkan bahan-bahan ajar yang ditemui dalam kehidupannya. Bahan apakah yang dapat membantu untuk memahami bahan ajar yang didapatnya di ruang kelas, cara manakah yang memberi kemudahan untuk memahami bahan yang sedang dipelajari.
Namun sebelum jauh menjalani cara belajar sekehendak diri tanpa memperhitungkan efektifitasnya, coba kenali cara mana yang paling cocok untuk diri kita sendiri, sebab dalam strategi belajar efektif sebenarnya bersifat individual, artinya strategi belajar yang efektif bagi diri seseorang belum tentu efektif bagi orang lain. Untuk memperoleh strategi belajar efektif, seseorang perlu mengetahui serangkaian konsep yang akan membawanya menemukan strategi belajar yang paling efektif bagi dirinya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini